Jumat, 13 September 2013

3. dapatkan perhatian

aku tidak hidup bersama ibu sejak kelas 4 sd hingga sekarang, ya kurang lebih 7 tahunan lah, ayah juga menyusul ibu merantau, sekitar 7 bulan yang lalu. aku sendiri tinggal bersama saudara. aku saja sudah lupa bagaimana rasanya mendaoat kasih sayang seoda rang ibu. aku juga butuh untuk mendukung dengan hal2 yang aku lakukan. tapi, perhatian itu tak kudapat darinya

kadang aku berfikir, teman2 yang mendapat kasih sayang ibu, malah menyia-nyiakannya. tapi memang di dunia ini sudah ada air untuk memadamkan api,, padahal, untuk membuat prestasi belajar seorang anak, perhatian amatlah penting, terutama dari orang tua.

dirumah, aku anak yang pendiem, tapi disekolah, aku anak yang gak bisa diem. itu merupakan salah satu cara buatku untuk merasakan bahwa aku tidak semdddiri, akub bisa dapatkan perhatian yang seharusnya dari orang tua melalui teman2ku.


4. jangan takut salah

salah? hal yang biasa dong. tapi salahnya ini dalam hal yang positif ya, misalnya gagal dalam melakukan percobaan ataupun mengerjakan soal. cobalah belajar dari thomas alfa edison. untuk menemukan lampu bohlam, dia butuh kurang lebih 1000 kali percobaan. jadi dapat diambil kesimpulan, semakin banyak melakukan kesalahan, berarti semakin banyak belajar dan akan semakin besar pula kesuksesan yang akan diraih.

5. jangan menutupi hal yang memang belum bisa

hal ini sering kali terjadi, jika anda memang belum bisa di suatu materi, jangan mengatakan bisa. karena itu akan semakin menyiksa diri anda. hanya karena gengsi atau ingin dianggap pintar. waspadalah! waspadalah!. jangan malu untuk bertanya kepada orang yang memang lebih mampu dibanding anda, jangan terlalu menutup diri dari sesuatu yang baru. jika anda tidak bisa tapi sudah mengatakan bisa, maka orang lain memikir anda benar2 bisa, dan mereka sudah enggan untuk mengajari anda sesuatu yang sebenarnya anda tidak bisa. satu lagi, jika kedok anda menutup2i sudah ketahuan, orang2 disekitar anda pastinya ill fell, dan akan mengatakan bahwa anda sok pintar.

Selasa, 10 September 2013

motivasi 1



ini adalah pelajaran yang bisa diambil untuk menambah semangat belajar

1.      1. Ambil sisi positif dari sesuatu yang pernah terjadi

 Untuk menjadi seseorang yang hebat tak harus semua hal yang mendukung itu harus hebat. Belajarlah untuk melihat seseorang yang lain, yang berada dibawah jauh dari kita.
Saya hanyalah seorang siswi SMA, dimana SMA saya kurang mempunyai nama lah, sbenarnya nilai saya bisa untuk mendaftar disekolah lain, tapi kedua orang tua kurang mengizinkan karena alasan jarak. Meskipun begitu, saya bersyukur masih tetap bisa sekolah mengingat keluargaku dari keluarga yang kurang berada. Pertama kali saya masuk ke SMA ini, saya tidak pernah sama sekali merasa minder, bahkan hal tersebut bisa diambil sisi positifnya. Banyak teman2 saya yang dari keluarga berada tidak bisa bersekplah disekolah yang dia pilih. Bulan2 pertama, saya masih sering mendengar curhatan2 teman saya yang masih belum bisa menerima kenyataan bahwa dia tidak bisa bersekolah di SMA yang dia pilih. Itulah yang namanya hidup, tak ada yang sempurna.
Kembali ke mengambil sisi positif dari sesuatu yang terjadi. Mereka berlaku seperti itu ya karena apa? Karena itu tadi, mereka kurang bisa mengambil sisi positif dari hal yang mereka alami. Padahal, bukan tempat yang menjadikan seseorang bisa sukses, akan tetapi kemauan yang kuat dari dalam dirinya itu sendiri. Suatu contoh, saya yang oleh kedua orang tua saya hanya boleh bersekolah disini, saya bersyukur, siapa tau, saya bisa lebih unggul dari teman2 saya. La kalo saya bersekolah di SMA lain, apa iya sya masih tetap menjadi rangking 2 pararel??

2.   2.    Berusaha untuk mandiri

Sebagai anak dari orang yang kurang berada, sikap menerima sesuatu yang ada sangatlah penting. Dari SD, saya tidak tahu bagaimana rasanya yang namanya les atau bimbel. Jangankan mulai SD, masa kecil saya saja, saya tidak pernah mengenyam pendidikan d TK. Lagi-lagi, semua karena alasan biaya.
Memasuki awal SMA, kurasa bimbel itu semakin penting, tapi,, bagaimana carnya, sementara uang saku dari SMP ke SMA tetap sama. Akhirnya aku mulai sedikit demi sedikit untuk menabung, tetapi hal itu kurang mencukupi, sehingga aku mulai menyerah. Memasuki kelas XI, akupun mulai berfikir, jika orang tua tidak bisa memberiku, mengapa tidak aku sendiri yang memberi diriku sendiri?
Akhirnya, aku belajar mandiri dengan cara berjualan nasi goreng di sekolah. Tiap jam istirahat, aku berkeliling menjajakan nasi goreng ku. Tidak banyak memang untung yang kudapat, tapi lumayan. Hingga akhirnya aku bisa mrasakan rasanya les. Dengan mandiri, mencari uang sendiri, aku bisa merasakan sulitnya mencari uang dan menghargai uang, sehingga hal ini dapat mendorong semangat belajar yang lebih dari dalam diri kita. Jangan pernah takut ataupun malu, selama yang kamu kerjakan itu benar dan tidak melanggar norma agama. Banyak cacian, dipermalukan, tetapi hal itu sebenarnya yang bisa membangun semangat dari dalam diri seseorang.